SARLI Bocah Yatim Piatu Berumur 7 Tahun Asal Desa Kemlaka gede, Kini Jadi Sorotan Publik

News438 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA | KABUPATEN CIREBON, – Viral … Sarli umur 7 th yatim piatu,anak bapak Taman (almarhum) dan  Ibu  Amira (almarhum).
SARLI anak yang lahir tanpa anus dan memiliki berat badan hanya 2 kg lebih ( Tidak normal ) seperti anak lahir pada umumnya.

Bapak Taman ( Almarhum ) dulu bekerja sebagai pemulung dan ibunya hanya sebagai ibu Rumah tangga.
Kini SARLI dirawat dan diasuh oleh nenek dan kekaknya yang sudah tua dan tidak bisa bekerja
Saat masih bayi SARLI pernah menjalani operasi Anus dengan biaya ditanggung BPJS. Kala itu kedua orang tuanya masih hidup namun kini kedua orang tuanya sudah meninggal .

Kehidupan SARLI tidak seberuntung seperti anak anak pada umumnya.
Menginjak usia balita SARLI mengalami kecelakaan jatuh terpeleset hingga mengalami kelumpuhan menjalar sampai ke saraf otak sehingga mengalami gangguan tidak bisa bicara seluruh tubuhnya dirasakan sakit, SARLI hanya bisa menggelengkan kepala dan menangis.”tutur neneknya melalui tim liputan media ini. Sabtu ( 30/8/2025 )

Sementara ketua projamin Dewi mengatakan “Dengan kondisi seperti ini nenek dan kakek hanya bisa pasrah karena usaha untuk menyembuhkan Sarli sudah dilakukan dengan berbagai cara , namun sampai saat ini tidak ada perubahan.

Dewi menambahkan ” biaya untuk mengobati SARLI sudah habis
Nenek dan kakeknya hanya bisa pasrah.
Karena keadaan ekonomi yang semakin sulit
Untuk menanggung beban hidup dan merawat cucunya jauh dari kata pas pasan terkadang kakek dan nenek rela menahan lapar seharian demi untuk memenuhi kebutuhan cucunya ( SARLI ).
Karena kebutuhan yang harus ditanggung

Masih ditempat yang sama, Tasripin yang merupakan salah satu relawan kemanusiaan,”Untuk merawat Sarli sangat berat karena kakek dan nenek sudah tua dan tidak bekerja.

Kebutuhan yang harus dicukupi untuk merawat SARLI
Rutin perlengkapan tiap hari adalah Pampers…..minyak kayu putih…dll.
Kebutuhan makanan
Asupan nutrisi gizi dan vitaminnya selama ini SARLI tidak terpenuhi.”pungkasnya

Kontribusi pemerintah Desa, dinas sosial dan dinas kesehatan belum ada dan sama sekali tidak pernah tersentuh.
Harapan satu satunya adalah memohon keikhlasan hatinya kepada Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi untuk membantu meringankan beban hidupnya ( Sarli dan kakek neneknya).

#dedimulyadi

#gubernurJabar

#Jawabarat

Pewarta : Arif prihatin