SATYA BHAYANGKARA | KUNINGAN, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan terus mendorong pembinaan kemandirian warga binaan melalui pengenalan produk hasil karya mereka. Salah satunya dilakukan dengan memperkenalkan Peci Peupeujeuh, produk unggulan hasil kreativitas warga binaan, dalam kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama Kejaksaan Negeri Kuningan, Senin (15/12).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Kuningan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, dan dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan beserta jajaran Kasi Intel dan Kasi Pidum, serta pejabat struktural Lapas Kelas IIA Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kuningan secara langsung memperkenalkan Peci Peupeujeuh sebagai produk pembinaan kemandirian warga binaan yang memiliki nilai budaya dan ekonomi. Produk ini merupakan hasil pelatihan keterampilan yang dilaksanakan di dalam lapas, sebagai bagian dari upaya membekali warga binaan dengan kemampuan produktif dan bernilai jual setelah bebas nantinya.
Selain perkenalan produk, pertemuan ini juga menjadi ajang penguatan komunikasi dan koordinasi antar Aparat Penegak Hukum, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sukarno Ali menyampaikan bahwa perkenalan Peci Peupeujeuh ini merupakan bentuk nyata keberhasilan pembinaan di Lapas Kuningan. “Melalui produk ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan mampu berkarya secara positif dan produktif. Diharapkan hasil karya ini dapat diterima masyarakat serta menjadi bekal kemandirian bagi warga binaan ke depan,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan menegaskan komitmennya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mengoptimalkan pembinaan warga binaan melalui karya nyata yang bermanfaat dan berdaya saing
Pewarta : Arif prihatin





