SATYA BHAYANGKARA-JENEPONTO
-Jumat 2/1/2026.nasib tidak baik yang di alami seorang tenaga honorer Ismail warga pammanjengan,kelurahan bontotanga, kecamatan tamalatea, honorer di sebuah instansi di dinas perhubungan kabupaten jeneponto sangat menyayat hati Ismail dengan penuh rasa kecewa namanya tidak tercantum di pengumuman kelulusan sebagai pegawai pemerintah perjanjian kerja(PPPK)paruh waktu
Bagaimana tidak, kalau beliau sudah mengabdi sebagai tenaga honorer di dinas perhubungan kabupaten jeneponto selama 22 tahun hingga sekarang ini, ternyata tidak lolos sebagai pegawai pemerintah perjanjian kerja(PPPK)paruh waktu.
Padahal pak Ismail ini sudah mengikuti semua proses yang ada,termasuk mengikuti tes kelulusan pegawai pemerintah perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu kabupaten, bahkan pernah mengikuti tes calon pegawai negeri sipil di tahun 2013 tingkat propinsi,tapi nasib baik belum berpihak ke Bapak Ismail pada waktu itu
Kini nasib yang sama kembali di alami pak Ismail setelah namanya tak muncul di pengumuman kelulusan.pada hari penerimaan surat keputusan bagi pegawai pemerintah perjanjian kerja(PPPK) paruh waktu yang di lakukan pemerintah kabupaten Jeneponto beberapa hari yang lalu.,hati pak Ismail sangat mengiris hatinya dengan penuh kekecewaan. bahkan sempat meneteskan air matanya ketika melihat semua teman sekantornya memakai baju seragam dinas sebagai pegawai pemerintah perjanjian kerja(PPPK)paruh waktu.
kepada awak media mewawan carainya, pak Ismail menceritakan dengan hati kecewa yang mendalam.saya ini pak sudah bekerja sebagai tenaga honorer di dinas perhubungan Jeneponto mulai tahun 2004 sampai sekarang.tetapi kenapa saya tidak lolos sebagai pegawai pemerintah perjanjian kerja.ada apa.
Bahkan nama saya sudah tercantum kategori 2.saya sudah pertanyakan di instansi terkait, termasuk di tempat saya bekerja(dinas perhubungan)dan juga di Badan kepegawaian daerah kabupaten Jeneponto.jawabannya ada di kesalahan nomor induk kependudukan(nik).
Saya sempat menangis pak. ketika melihat teman teman berjoget joget di depan halaman kantor(dinas perhubungan)setelah menerimah surat keputusan(SK)saya hanya di suruh pengamanan oleh komandan.saya harus kemana ini mengadukan nasib saya.mudah mudahan adaji susulan perekrutan nanti,harapannya.
Dan kini awak media Satya bhayangkara Jeneponto M.sano kannawa bersediah membantu Bapak Ismail untuk menemui langsung pihak instansi terkait,termasuk kepala dinas perhubungan kabupaten Jeneponto,dan badan kepegawaian daerah Jeneponto dan propinsi Sulawesi selatan,guna mengkopirmasi gagalnya Bapak Ismail menjadi pegawai pemerintah perjanjian kerja(pppk)paruh waktu. serta akan menyurati kementerian aparatur negara dan reformasi birokrasi(kemenPAN RB) di Jakarta.
pewarta-M.sano kannawa.





