Taman wisata alam Erebambang Pencong Terancam Punah Akibat Tidak Adanya perhatian serius Dari Pemerintah Kabupaten Gowa

News190 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA-JENEPONTO
–Cruw Satya bhayangkara mengunjungi wisata alam Ere bambang(Air panas) yang terletak Didesa Pencong Dusun Kareloe. Selain menikmati pemandangan alam yang unik air panas alami yang keluar dari sebuah sumur yang tak jauh dari area kolam renang tersebut. Sekaligus memantau semua fasilitas yang ada diarea permandian tersebut. Dusun Kareloe Desa Pencong Kecamatan Biring Bulu Kabupaten Gowa. Minggu. 01/februari 2026

“Taman Wisata Alam Pencong di Gowa, Sulawesi Selatan, menawarkan pengalaman wisata
Alam yang unik dengan sumber air panas alami. Lokasinya yang dikelilingi Gunung dan perkebunan membuat suasana terasa sejuk aman dan nyaman. Tersedia dua kolam renang yang masing-masing bedah suhu panasnya.

Ere bambang merupakan satu-satunya objek wisata yang ada dikabupaten Gowa, selain pemandangan dan pegunungan dan hutan yang masih sangat asri, juga hawa dipermandian ere bambang sangat sejuk, ditambah keindahan sawah-sawa yang dilalui saat menuju kepermandian menambah keelokan permandian ere bambang pencong.

Kesejukan permandian ere bambang memiliki keasrian khas, ini karna khasiat permandian ere bambang pencong betul–betul asli berasal dari perut bumi.

“Dari hasil pantauan satyabhayangkara.com.id yang berhasil kami himpun. Terlihat Taman wisata alam Erebambang Masih pengelolaan Pemerintah Desa Pencong yang notabene fasilitas yang ada didalam area tersebut masih terlihat minim seperti Gasebo dan kamar ganti belum memadai termasuk kolom renang yang masih tergolong kecil, Tapi Yang terpenting adalah Mushalla, Toilet, tangga menuju lokasi yang sudah mulai remuk ditambah area parkir yang masih sempit.

“Menurut Nasir Dg Tammu yang akrab disapa Dg Tammu salah satu petugas penjual karcis saat ditemui awak media memaparkan awal mula Erebambang menjadi wisata alam” Dari awalnya sekitar tahun 1971 hanya bermodalkan pagar kawat berduri. Dan dilanjutkan oleh Pak Syahrul Yasin Limpo saat menjabat sebagai wakil gubernur Sulawesi Selatan berupa sebuah kolam renang yang pertama termasuk Gasebo yang masih terpake sampai hari ini.

Lanjut Dg Tammu, Seiring berjalannya waktu, Pengunjung semakin bertambah sehingga kolam renang yang pertama tidak bisa lagi menampung pengunjung yang kian hari kian bertambah sehingga pemerintah Desa Pencong bersama tokoh masyarakat sepakat untuk membangun satu lagi kolam renang ke-2 yang ukurannya dua kali lipat dari kolam renang yang pertama dengan sumber dana Desa, dan perlengkapan lainnya.

“Ishak Dg Sita. Selaku tokoh masyarakat sekaligus Ketua DPC (FKPM) Kecamatan Biring Bulu. Meminta kepada pemerintah terkait untuk segera membenahi semua fasilitas yang sudah termakan usia/renyot seperti. Gasebo, Toilet. Kamar ganti. Mushalla, Tangga menuju lokasi dan lainnya termasuk perluasan area parkir sangat penting untuk dibenahi Karena bersentuhan langsung dengan pengunjung seperti kejadian kemarin saat hujan turun semua pengunjung basa kuyup karena tidak adanya atap Gasebo yang utuh,”Tutupnya

TIMRED