SATYA BHAYANGKARA | TANGERANG, – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto melakukan kunjungan kerja ke Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, Legok, Tangerang, Banten. Dalam kunjungannya, Agus mendorong optimalisasi lahan lapas untuk program ketahanan pangan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Agus Andrianto, didampingi Dirjenpas Mashudi, meninjau langsung peternakan ayam petelur yang sedang berjalan serta lahan kosong yang direncanakan untuk pengembangan peternakan serupa. Kunjungan ini dilaksanakan pada Selasa (24/2/2026).
Saat meninjau lokasi, Agus memperhatikan kontur lahan yang tidak rata. Pada area yang lebih rendah, terlihat tanaman padi yang sempat terendam banjir akibat cuaca ekstrem dan lokasi yang berdekatan dengan sungai.
Menteri Agus kemudian bertanya kepada pihak lapas mengenai seberapa tinggi banjir yang sempat terjadi. Pihak lapas menjawab bahwa jalanan sampai terendam banjir.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Agus menyarankan agar kandang ayam petelur dibangun di lahan yang lebih tinggi untuk menghindari risiko banjir. Ia meyakini bahwa lahan yang lebih tinggi aman dari genangan air.
“Berarti (banjir) nggak sampai satu meter kan? (Lahan yang permukaan tinggi) bisa (untuk area kandang ayam) harusnya,” ujar Menteri Agus.
Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir memiliki luas lahan mencapai 27 hektare. Lapas ini ditunjuk sebagai unit pelaksana asimilasi bagi narapidana, yang bertujuan untuk mendukung integrasi mereka dengan masyarakat sekitar. Saat ini, terdapat 19 narapidana yang mengikuti program asimilasi di Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir.
Pewarta : Arif prihatin





