Kalapas Kuningan Pimpin Langsung Panen Melon dari SAE Pertanian Warga Binaan

News23 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA | KUNINGAN, – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan panen melon yang dilaksanakan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) pertanian Lapas Kuningan, Kamis (18/06).

Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, *Sukarno Ali* , serta diikuti oleh pejabat struktural, staf, dan CPNS Lapas Kuningan. Panen melon ini merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang selama ini dijalankan oleh warga binaan di bawah pendampingan petugas.

Dari kegiatan tersebut berhasil diperoleh hasil panen sebanyak 20 kilogram melon. Hasil panen ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan program pembinaan, tetapi juga merupakan sarana pembelajaran dan pembekalan keterampilan kerja bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, *Sukarno Ali* , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan pembinaan kemandirian serta dukungan terhadap ketahanan pangan.

“Melalui kegiatan pertanian ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan produktif yang bermanfaat. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian bagi warga binaan,” ujar *Sukarno Ali* .

Keberhasilan panen melon ini menunjukkan efektivitas program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Lapas Kuningan. Ke depan, Lapas Kuningan akan terus mengembangkan sarana pertanian serta melakukan diversifikasi tanaman guna meningkatkan produktivitas dan manfaat program bagi warga binaan.

Melalui berbagai program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kuningan berkomitmen untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga mampu menghasilkan warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Pewarta : Arif prihatin