Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon Tuai Sorotan

News2 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA | KABUPATEN CIREBON, – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Elit, Cirebon Raya, menyoroti tumpukan limbah sampah yang tak kunjung di angkut yang ada di bantaran sungai Desa Kalisari. Kamis ( 8/1/2026 )

Hal ini sangat disayangkan karena bukan saja pemandangan yang sangat buruk dan dinilai telah mengancam lingkungan kesehatan, bagi warga sekitar,ini juga bisa jadi cerminan kelalaian serius pemerintah.baik Desa Kalisari, kecamatan dan jugapemerintah kabupaten Cirebon.

Andre, selaku ketua LBH ELIT menuturkan melalui tim liputan media ini,” bahwa terkait masalah limbah sampah itu memang bukan masalah yang baru, namun terkesan dibiarkan tanpa penanganan yang nyata

Ia juga menyebutkan bahwa persoalan limbah sampah ini, kalau terus dibiarkan akan mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap kinerja pemerintah baik desa, kecamatan maupun pemerintah kabupaten Cirebon sendiri. Ini satu bukti adanya kegagalan oleh aparatur kepemerintahan dalam menjalankan tugas dan kewajiban dalam pelayanan publik.

Tumpukan sampah yang menumpuk di bantaran sungai yang ada di Desa Kalisari,kecamatan Losari, kabupaten Cirebon  membuat sungai jadi tercemar, baik warga maupun lingkungan sekitar pun akan terkena dampak atau imbas ketika air sungai menjadi kotor dan bau, dan bukan mustahil masalah ini akan memicu adanya bencana banjir” tegasnya.

Kuwu Desa Kalisari diduga tutup mata dengan adanya tumpukan sampah di bantaran sungai Desa Kalisari. Ini bukti nyata kegagalan dari tingkat desa sampai kabupaten,” ujar Andre.

kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kepentingan masyarakat tidak menjadi prioritas.dan Bahkan mulai berasumsi adanya pola pikir pejabat yang diduga lebih mementingkan keuntungan pribadi dibanding dengan kesehatan dan keselamatan warganya.

“Warga telah menjalankan kewajiban mereka, tapi hak dasarnya saja diabaikan. Ini bukan sekadar lalai, ini satu bentuk kegagalan pemerintah dalam tata kelola lingkungan diwilayahnya ”ucap Andre

Andre juga secara khusus telah menyoroti Kuwu Kalisari, Camat Losari dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang dinilai tidak sigap menangani persoalan limbah sampah tersebut. Padahal, DLH memiliki kewenangan teknis dan anggaran untuk pengelolaan serta pengangkutan sampah.

“DLH jangan hanya sibuk di laporan. Kalau sampah tak kunjung diangkat dan sungai jadi tempat pembuangan, itu artinya kinerja tidak berjalan,” katanya.

Sementara itu, Camat Losari dinilai gagal menjalankan fungsi koordinasi dan pengawasan wilayah.

“Camat itu wakil pemerintah di wilayah. Kalau masalah lingkungan dibiarkan, berarti ada pembiaran,” lanjut Andre.

LBH ELIT mendesak agar Camat segera melakukan pembersihan sungai, pengangkutan limbah sampah dan bupati Cirebon juga harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat terkait. Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, LBH ELIT menyatakan siap menempuh jalur hukum dan advokasi demi melindungi hak warga Desa Kalisari.

“Ini peringatan keras. Sungai bukan tempat sampah, dan warga kalisari bukan objek pembiaran,” pungkasnya

Air adalah sumber kehidupan, adanya pencemaran sungai atas sampah. Kinerja dinas lingkungan hidup kabupaten Cirebon dipertanyakan

Pewarta : Arif prihatin