SATYA BHAYANGKARA-BULUKUMBA
– Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Ujungbulu menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pelaksanaan Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) Masa Bakti XXIII Tahun 2025-2030. Acara yang digelar di Gedung Ruang Pola Bulukumba, Rabu (28/1/2026) ini berlangsung sukses dengan semangat solidaritas yang tinggi.
Mengangkat tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat,” forum ini dihadiri oleh 70 peserta yang merupakan representasi dari 10 ranting.
Turut hadir sebagai undangan dari
Perwakilan Camat Ujung Bulu
Kapolsek Ujungbulu, KUA Ujungbulu, Pengawas Pembina SD/SMP
Pertemuan ini menjadi wadah krusial untuk merumuskan langkah strategis organisasi kedepan.
Momentum Strattegis kebangsaan
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Hj. A. Rina Hamrina Andi Muri. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa Konkercab bukan sekedar agenda rutin tahunan atau administratif belaka, melainkan sebuah momentum untuk memperkuat konsolidasi internal.
”Jadikan forum ini sebagai langkah strategis untuk menyatukan perjuangan PGRI di semua tingkatan. Saya berharap hasil keputusan konferensi ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh pengurus dan anggota,” tegas A. Rina yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kab. Bulukumba.
Ia juga mendorong PGRI agar terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. “Mari jaga marwah organisasi. Jadikan PGRI sebagai rumah besar perjuangan guru yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan mutu pendidikan yang berkeadilan,” tambahnya.
Inovasi Program: Dari Digitalisasi hingga Pelatihan Coding
Dalam sesi sidang pleno dan komisi, Konkercab XXIII ini melahirkan sejumlah terobosan program kerja yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Beberapa poin strategis yang disepakati meliputi:
Transformasi Digital: Penguatan sistem informasi organisasi guna mempercepat pelayanan anggota.
Prestasi Olahraga & Seni: Persiapan matang Porsenijar antar ranting sebagai seleksi menuju tingkat provinsi di Sidrap pada Juli 2026.
Aksi Kemanusiaan: Pemantapan program kepedulian sosial bagi anggota dan masyarakat luas.
Peningkatan Kompetensi: Peluncuran program pelatihan coding bagi guru di Ujungbulu untuk meningkatkan literasi teknologi di ruang kelas.
Transparansi Keuangan: Penguatan akuntabilitas pengelolaan dana organisasi agar lebih kredibel.
Harapan Ketua PGRI Ujungbulu
Menjelang penutupan acara, H. Muhammad Arfin, menyampaikan rasa syukur atas dinamika konferensi yang berjalan tertib dan demokratis. Ia menilai program kerja yang disusun sangat realistis namun tetap progresif.
”Saya instruksikan kepada seluruh pengurus dari tingkat cabang hingga ranting untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. PGRI harus lebih responsif terhadap aspirasi anggota, baik menyangkut profesionalisme, kesejahteraan, maupun perlindungan profesi,” ujar H. Muhammad Arfin.
Ia juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan pendidikan di Bumi Panrita Lopi. Seluruh rangkaian acara resmi berakhir dan ditutup oleh Ketua Cabang tepat pada pukul 13.00 WITA dengan suasana penuh kebersamaan. seluruh pengurus dari tingkat cabang hingga ranting untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. PGRI harus lebih responsif terhadap aspirasi anggota, baik menyangkut profesionalisme, kesejahteraan, maupun perlindungan profesi,” ujar H. Muhammad Arfin.
Ia juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan pendidikan di Bumi Panrita Lopi. Seluruh rangkaian acara resmi berakhir dan ditutup oleh Ketua Cabang tepat pada pukul 13.00 WITA dengan suasana penuh kebersamaan. *whd*
Pewarta.Basri





