Diduga Pelayanan Buruk, Warga Keluhkan Lurah Bangkala Tak Bisa Ditemui Saat Jam Kerja

News10 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA | MAKASSAR, – Pelayanan di Kantor Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, dikeluhkan warga. Dugaan buruknya pelayanan ini mencuat setelah seorang warga mengaku kesulitan menemui pihak kelurahan saat jam operasional.

‎Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 13.45 WITA. Pada jam pelayanan itu, warga mendapati Lurah Bangkala tidak dapat ditemui karena berada di dalam ruangan yang terkunci.

‎Kasnurda D., S.H., yang mengaku telah dua kali datang ke kantor kelurahan pada waktu berbeda, menyampaikan kekecewaannya karena belum berhasil bertemu dengan lurah maupun pejabat terkait lainnya.

‎“Kami sudah dua kali datang di waktu yang berbeda, tetapi belum bisa bertemu Pak Lurah, Seklur, atau Kasi Pemerintahan dengan alasan sedang di luar,” ujarnya.

‎Ia menilai kondisi tersebut tidak sejalan dengan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan kelurahan. SOP pelayanan kelurahan pada umumnya mengatur alur pengurusan dokumen administrasi seperti KTP, KK, surat pengantar nikah, maupun surat keterangan tidak mampu agar berjalan konsisten, transparan, dan tanpa pungutan liar.

‎Dalam praktiknya, pemohon biasanya membawa berkas ke kantor kelurahan untuk diperiksa petugas dan diproses, bahkan dalam banyak kasus dapat selesai dalam satu hari kerja jika persyaratan lengkap.

‎Pelayanan publik sendiri telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Permenpan RB Nomor 35 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan, yang menekankan prinsip profesionalitas, akuntabilitas, dan kepastian waktu pelayanan.

‎Kasnurda berharap pihak kelurahan dapat meningkatkan kedisiplinan dan kualitas pelayanan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mengurus administrasi.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kelurahan Bangkala terkait keluhan tersebut.

Saat Dikonfirmasi Awas Media
lurah lewat WhatsApp mengatakan tidak benar

( Tim Red)