SATYA BHAYANGKARA-BANTAENG
—Minimnya Fasilitas Pendukung Ketua Lembaga Suara Indonesia, Irsan Hb Menekankan bahwa infrastruktur di PPI Birea Diduga belum mampu menunjang aktivitas ekonomi nelayan secara optimal. Beberapa fasilitas utama dilaporkan kurang terawat atau tidak memadai untuk skala operasional nelayan lokal Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Birea, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng,Senin(16/2/2026)
Kesulitan Akses Bahan Bakar: Para nelayan di wilayah Pa’jukukang seringkali menghadapi kendala dalam mendapatkan pasokan bahan bakar (solar) yang stabil dan terjangkau, yang secara langsung berdampak pada biaya operasional melaut.
Kondisi Ekonomi Nelayan: Adanya kesenjangan antara hasil tangkapan dengan biaya hidup yang semakin tinggi. Irsan Hb mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih serius dalam bentuk bantuan modal maupun peralatan tangkap yang modern.
Pentingnya Kawasan Industri Terpadu (KIT-KP): Mengingat Pa’jukukang diproyeksikan sebagai pusat pengelolaan hasil kelautan dan perikanan, Irsan menuntut adanya realisasi nyata agar pembangunan tersebut benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi nelayan kecil, bukan hanya bagi korporasi besar.
Kabupaten Bantaeng sendiri merupakan salah satu daerah pesisir penting di Sulawesi Selatan yang sedang mengembangkan ekspor komoditas laut, seperti gurita, namun tantangan di tingkat akar rumput seperti yang terjadi di Birea masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah setempat.
Narasumber.Irsan Hb
Pewarta. Basri





