SATYA BHAYANGKARA | KABUPATEN CIREBON, – Kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan di wilayah Kelurahan Perbutulan, Kecamatan Sumber, terus ditunjukkan melalui berbagai bentuk inisiatif dan masukan kepada pemerintah.
Salah satunya datang dari warga Lingkungan kelurahan perbutulan yang enggan disebutkan namanya, mengkhawatirkan kondisi jalan menuju Perkantoran pemerintah Kabupaten Cirebon.
Di sepanjang jalur tersebut, adanya pot bunga atau tanaman yang terlalu rapat terutama di beberapa tikungan jalan. Kondisi ini dikeluhkan warga karena dianggap berpotensi menghalangi pandangan pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih di jalur depan MI al-wasliyah Perbutulan yang memiliki cukup padat lalu lintasnya.
Menurutnya, tindakan cepat perlu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalur yang juga menjadi akses utama menuju Pasar dan perkantoran pemerintah daerah Kabupaten Cirebon.
“Saya berharap dinas terkait bisa membenahi area di beberapa titik rawan, karena terus terang keberadaan pot bunga atau tanaman tersebut bisa menghalangi pandangan pengguna jalan, apalagi tanaman tersebut berada di area penyeberangan,” jelasnya saat dikonfirmasi di area ( Depan Al-wasliyah ), Kelurahan Perbutulan, Rabu (4/3/2026) pukul 10.30 WIB.
Ia menuturkan bahwa keluhan serupa juga kerap disampaikan oleh warga sekitar maupun pengendara dari luar wilayah Perbutulan. Tak hanya masyarakat setempat, warga Kelurahan Kaliwadas yang sering melintas di jalur tersebut juga merasakan keresahan yang sama.
“Yang lewat jalan raya ini dan melintas ini kan bukan hanya warga Kecamatan Sumber, mas. Para pengguna Jalan pastinya juga berharapnya sama dengan kami, karena memang sangat mengganggu pandangan pengguna kendaraan,” imbuhnya.
Jalur plered – Sumber sendiri dikenal sebagai yang ramai dilalui kendaraan, terutama saat hari – hari kerja. Selain menjadi akses utama menuju Perkantoran Pemda, jalur ini juga digunakan warga untuk aktivitas harian seperti bekerja, berdagang,dan lain sebagainya.
Karena itu, keberadaan pot bunga yang terlalu rapat di pembatas tengah jalan dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang membutuhkan jarak pandang jelas saat berbelok di tikungan.
“Kami hanya ingin lingkungan ini tetap aman dan nyaman bagi siapa pun yang melintas. Ini bukan hanya demi warga Kelurahan Perbutulan dan sekitarnya, tapi juga untuk semua pengguna jalan yang datang ke Kabupaten Cirebon melalui jalan Fatahillah,” Pungkasnya
Pewarta : Arif prihatin





