SATYA BHAYANGKARA-BULUKUMBA
– Senin, 30 Maret 2026— Kegiatan panen padi inbrida dan padi alami yang digelar oleh Kelompok Tani (Poktan) Bobojangan di Desa Bontoharu berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Acara yang mengusung tema *“Optimalisasi Hasil Panen untuk Kesejahteraan Petani”* ini dilaksanakan di Dusun Sampeang, Desa Bontoharu, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di daerah tersebut. Panen dilakukan pada dua jenis padi, yakni padi inbrida dan padi alami, sebagai bentuk diversifikasi metode pertanian yang adaptif terhadap kondisi lingkungan.
Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Bupati Bulukumba, Dandim 1411/Bulukumba, Sekretaris Daerah Bulukumba, Kepala Dinas Pertanian, pimpinan Petro Kimia, serta Liaison Officer (LO) Swasembada Pangan Kabupaten Bulukumba. Turut hadir pula Camat Rilau Ale, tim penyuluhan pertanian kabupaten, Koordinator PPL Kecamatan Rilau Ale beserta seluruh penyuluh, Kepala Desa Bontoharu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, para ketua kelompok tani, anggota petani se-Desa Bontoharu, serta sekitar 80 tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara berlangsung tertib dan khidmat, diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta laporan dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulukumba. Dalam laporannya, disampaikan capaian produksi pertanian serta strategi peningkatan hasil panen ke depan.
Bupati Bulukumba dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam sektor pertanian. Ia mengapresiasi upaya para petani yang terus beradaptasi dengan metode pertanian modern maupun alami untuk menjaga ketahanan pangan daerah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara petani dan para pemangku kebijakan. Berbagai isu dibahas, mulai dari ketersediaan pupuk, teknik budidaya, hingga pemasaran hasil panen.
Kegiatan diakhiri dengan istirahat bersama sekaligus penutup. Diharapkan, melalui kegiatan ini, semangat petani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian semakin meningkat, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat tani di wilayah Rilau Ale.
(PENDIM 1411/BLK)
Pewarta.Basri










