70 % Lebih Anggaran yang Dikelola Bumdes Bina Usaha Mandiri, Raib

News26 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA | KABUPATEN CIREBON, – Berawal adanya dugaan penyalahgunaan anggaran, Menanggapi adanya berbagai pengaduan masyarakat terkait BUMDES Setu Wetan, Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon. Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Setu Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon gelar Musyawarah Desa ( Musdes ) Laporan Pertanggungjawaban Bumdes Bina Usaha Mandiri. Di aula kantor desa Setu wetan, Rabu ( 23/07/2025 ) yang berakhir deadlock

Hari ini Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Setu Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon kembali menggelar Musyawarah Desa ( Musdes ) Laporan Pertanggungjawaban Bumdes Bina Usaha Mandiri. Di aula kantor desa Setu wetan, Minggu ( 30/11/2025 )

Lagi, lagi dan lagi Musyawarah Desa ( Musdes ) Laporan Pertanggungjawaban Bumdes Bina Usaha Mandiri tidak Menuai hasil yang memuaskan.

Usai musdes ketua BPD, Saptaji didepan para wartawan mengatakan bahwa Musdes kali ini pun tidak Menuai hasil yang memuaskan.

Berdasarkan laporan dari tim inventaris bumdes yang dibentuk pada tanggal 23 juli 2025, kami mendapatkan laporan bahwa inventaris bumdes digadaikan dan hangus karena tidak tertebus, uang Penyertaan modal dari Pemerintah Desa sebesar Rp.100.000.000 ( seratus juta rupiah ) yang dikelola, tersisa sekitar Rp.24.000.000 ( dua puluh empat juta rupiah ) berdasarkan cetak rekening koran dari dua bank.Di rekening bank BRI sebesar Rp. 4000.000 ( empat juta rupiah ) dan dari bank BJB sebesar Rp. 20.000.000 ( dua puluh juta rupiah ) itu juga belum bisa dikembalikan oleh Dirut bumdes, saudara Andi Safrudin”tutur saptaji

Saptaji menambahkan, kita selaku Permusyawaratan Desa ( BPD ) meminta pertanggungjawaban dari direktur BUMDES dan saudara Andi menyatakan akan mengembalikan uang tersebut dalam waktu 1( satu ) minggu, terhitung mulai hari ini

Sementara Nur Wahyudi selaku komisaris BUMDES sekaligus kepala desa ( Kuwu ) Setu wetan mengatakan,setelah permasalahan ini selesai kita akan membentuk kepengurusan BUMDES yang baru

Masih ditempat yang sama, Fikri yang merupakan salah satu tim inventarisir BUMDES yang juga merupakan tokoh muda masyarakat berharap semoga kedepannya kepala desa ( Kuwu ) akan lebih selektif lagi dalam membentuk pengurus yang baru

Intinya kita jangan sampai terperosok pada lubang yang sama”tandasnya

Acara dihadiri oleh ketua BPD Saptaji beserta anggotanya, Kepala desa ( Kuwu ) Setu wetan yang sekaligus adalah komisaris Bumdes Nur Wahyudi, pemdes Setu wetan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan elemen masyarakat lainnya

Pewarta : Arif prihatin