Ramliati Kembali Nakhodai AGPAII Bulukumba, Konferda II Tekankan Ukhuwah dan Inovasi Digital

News13 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA-BULUKUMBA
​ – Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAI) Kabupaten Bulukumba sukses menggelar Konferensi Daerah (Konferda) II Masa Bakti 2025-2030.

Perhelatan yang berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba pada Kamis (29/01/2026) ini menetapkan kembali Ramliati sebagai nahkoda organisasi untuk periode kedua.
​Mengusung tema “AGPAII Berkibar, Guru Sejahtera, AGPAII Berjaya, Guru Bahagia”, acara ini dihadiri oleh ratusan guru PAI perwakilan dari 10 kecamatan serta jajaran pengurus harian DPD AGPAI Bulukumba.

​Kehadiran Tokoh dan Sinergitas Lintas Sektoral
​Kemeriahan acara terlihat dari hadirnya berbagai tokoh penting, di antaranya perwakilan Kapolres, Dandim 1411, Kepala Kantor Kemenag, DPW AGPAI Sulsel, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua Baznas, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua PGRI, hingga jajaran ketua MKKS dan K3S se-Kabupaten Bulukumba.
​Ketua Panitia, A. Rusli Massewali, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan seluruh panitia.

“Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah bekerja keras dengan semangat kebersamaan hingga Konferda ini bisa terselenggara dengan sukses hari ini,” ujarnya.
​Komitmen Kesejahteraan dan Perlindungan Hukum
​Ketua AGPAI periode 2020-2025, Ramliati, dalam sambutannya menegaskan komitmen organisasi untuk terus mengawal nasib guru honorer.

​”Kami tetap berkomitmen memperjuangkan teman-teman GPAI yang masih berstatus honorer, baik di sekolah negeri maupun yayasan, agar bisa diangkat menjadi guru PPPK. Selain itu, perlindungan hukum bagi GPAI yang tersangkut masalah juga menjadi prioritas kami melalui koordinasi dengan pihak kepolisian,” tegasnya.

​Pesan Mendalam: Antara ‘Gula’ dan Literasi Al-Qur’an
​Nuansa reflektif muncul saat Kasi PAIS Kemenag Bulukumba, Abdul Rivai, memberikan tamsil menarik tentang filosofi guru PAI. Ia mengibaratkan guru PAI seperti gula dalam secangkir kopi.

“Jika kopi pahit, gula disalahkan. Jika terlalu manis, gula pun disalahkan. Namun jika takarannya pas, yang dipuji adalah kopinya yang mantap. Itulah pengabdian guru PAI,” ungkapnya.
​Namun, Rivai juga memberikan catatan kritis terkait hasil asesmen yang menunjukkan 54% guru PAI di wilayah tersebut belum lancar membaca Al-Qur’an. Ia berharap kepengurusan baru mampu menekan angka tersebut melalui sinergitas nyata.

​Sementara itu, perwakilan DPW AGPAI Sulsel, Razak M, menitipkan pesan agar pemimpin terpilih senantiasa memiliki hati yang lembut dan mengedepankan musyawarah, sesuai amanat QS. Ali Imran: 159.
​Apresiasi Bupati: Update Ilmu dan Keterampilan Digital

​Bupati Bulukumba, H. A. Muchtar Ali Yusuf, sebelum membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi atas peran guru PAI sebagai teladan masyarakat. Beliau mendorong para guru untuk tidak hanya cakap ilmu agama, tetapi juga melek teknologi.

“Teruslah update ilmu, termasuk keterampilan digital. Ekonomi adalah kunci kesejahteraan. Jika ekonomi kuat, bidang lain akan ikut baik. Itulah mengapa fokus kami pada infrastruktur untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” jelas Bupati.
Disela sela konferda dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada beberapa orang guru PAI berprestasi diantaranya ernawati (guru TK Al Ihsan Bijawang) yang berhasil meraih peringkat ketiga lomba cipta lagu diajang PAI FAIR tingkat nasional 2025.

​Hasil Pemungutan Suara: Kemenangan Demokrasi
​Sidang pleno yang diawali dengan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus lama berlangsung dinamis dan diterima oleh peserta dengan beberapa catatan. Memasuki tahap pemilihan, terdapat 86 peserta yang menggunakan hak suaranya untuk memilih tiga kandidat: Ramliati, Zuhru Mahsari Noor, dan Jasman Rahman.

​Hasil akhir pemungutan suara menetapkan:
​Ramliati: 45 suara
​Jasman Rahman: 39 suara
​Zuhru Mahsari Noor: 2 suara
​Dengan hasil tersebut, Ramliati resmi terpilih kembali sebagai Ketua DPD AGPAI Bulukumba masa bakti 2025-2030. Dalam pidato kemenangannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi.

“Saya berharap sahabat-sahabat GPAI terus berkolaborasi. Tidak ada kerja individu, yang ada adalah kerja kolektif demi kejayaan organisasi,” pungkasnya.
​Acara ditutup pada pukul 16.15 WITA dengan pesan penutup dari Abdul Rivai agar ketua terpilih meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan inovasi demi kemaslahatan seluruh guru Pendidikan Agama Islam di Bulukumba.
​(Whd)

Pewarta. Basri