AMPIS: Kirim Tentara di Bawah Komando Penjajah adalah Haram!”

News6 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA-MAKASSAR
– Aliansi Mahasiswa Pemuda Islam Sulselbar (AMPIS) kembali turun ke jalan menggelar aksi damai terkait pembebasan Gaza, Palestina, pada Minggu (01/03/2026). Aksi tersebut dipusatkan di pertigaan Jalan A.P. Pettarani, Makassar.

Dalam aksinya, massa melakukan pembentangan spanduk, pembagian selebaran, serta penyampaian orasi politik dari berbagai elemen mahasiswa dan atau pemuda Islam Makassar dan luar daerah yang tergabung dalam AMPIS.

Tema yang diangkat adalah “Haram Kirim Tentara di Bawah Komando Negara Kafir Penjajah”. Terdapat poin utama yang disuarakan oleh massa aksi, yakni penolakan terhadap pengiriman tentara di bawah komando negara kafir penjajah. Selain itu, AMPIS mengecam keras keikutsertaan Indonesia dalam perjanjian Board of Peace (BoP) yang dikomandoi oleh Amerika Serikat.

Massa aksi meyakini bahwa keikutsertaan Indonesia dalam perjanjian tersebut tidak akan memberikan solusi nyata terhadap pembebasan Gaza. Sebaliknya, mereka menilai BOP hanya akan menjadi cara baru bagi Amerika-Israel untuk terus melakukan pembantaian terhadap kaum muslimin di Gaza, Palestina.

Aksi berjalan dengan lancar dan damai di bawah arahan Korlap, Bung Waldi, yang mengawali kegiatan dengan membacakan aturan serta introduksi aksi. Secara bergantian, para orator di antaranya Bung Harsan, Yasin, Suljaris, Nawir, Tamrin, Aji, Ibrahim, dan Rifai menyuarakan kecaman terhadap bergabungnya Indonesia dalam perjanjian BOP bentukan Amerika-Israel tersebut.

Pada akhir aksi, koordinator lapangan merapatkan barisan untuk melakukan pembacaan pernyataan sikap resmi dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Islam Sulselbar. Aksi ini ditutup dengan doa dan berakhir dengan tertib.

Pewarta.Basri