SATYA BHAYANGKARA | KABUPATEN CIREBON, – Peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan Kesehatan gratis merupakan kegiatan mulia di bulan Ramadan untuk memperingati turunnya Al-Qur’an sekaligus berbagi kebahagiaan. Acara ini diisi dengan tausiyah, doa bersama, dan penyaluran bantuan kepada yatim piatu serta dhuafa, guna mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta memberikan dampak sosial positif, membantu memenuhi kebutuhan hidup anak yatim.
Dalam sambutannya, Lurah Pasalakan Hadi Priyono mengaku gembira karena dapat berkumpul di aula kantor kelurahan pasalakan dalam suasana bulan Ramadan. Terlebih, pada momentum Nuzulul Quran, yakni turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW, masyarakat tampak antusias.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri oleh,Sekretaris kecamatan sumber YanYan, Hendriyana Fadlullah, S.Kep., Ns, Diana Sastra,Ustadz Ubai DIllah,KH.Abah Lukman Pengasuh STID Albiruni Babakan Ciwaringin
KH.Uki Marzuki Pengasuh Pesantren Suketsari Plered sekaligus pendiri STiD Albiruni,KH.Abdullah Nasirudin pengasuh pondok pesantren Tarbiyatul banin sekaligus ketua MWC NU kecamatan sumber
Rektor STID Albiruni Dr.Jamaksari
Acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan, dilanjutkan tausiyah dalam rangka memperingati turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW, yang diikuti oleh para perangkat kelurahan Pesalakan dan warga masyarakat.Kegiatan di adakan di aula kantor kelurahan Pasalakan, kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.Sabtu ( 7 /3/2026 )
Sementara Sekmat Sumber, Yanyan Hendriyana Fadlullah, S.kep.,Ns menegaskan bahwa Al-Qur’an harus menjadi kompas yang menuntun arah kehidupan umat di tengah derasnya arus informasi di era digital. Hal tersebut disampaikan saat ia menghadiri langsung peringatan Nuzulul Qur’an di aula kantor kelurahan pasalakan
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi pada era digital saat ini, Al-Qur’an harus menjadi pedoman yang menuntun umat agar tidak kehilangan arah dalam menjalani kehidupan.
Era digital membawa kemudahan, namun juga tantangan moral yang besar. Karena itu, Al-Qur’an harus menjadi pedoman agar kita mampu menyaring informasi, menjaga lisan dan tulisan di dunia maya, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan nyata,” ujar Yanyan
Ia juga mengingatkan bahwa di era modern saat ini tidak ada lagi alasan untuk sulit membaca Al-Qur’an karena aksesnya semakin mudah melalui berbagai perangkat digital. Namun kemudahan tersebut, menurutnya, harus diiringi dengan kesadaran untuk lebih sering membaca dan memahami ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana bulan suci Ramadan.
Melalui momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an ini, kita mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjadikan Ramadan sebagai madrasah untuk memperbaiki karakter dan meningkatkan kualitas keimanan.”tutur Hadi usai acara kepada wartawan yang hadir
“Jadi ini merupakan kebanggaan kita berkumpul bersama di sini. Kebahagiaan tersendiri,” ungkapnya
Saya ucapkan terimakasih untuk tamu undangan, para panitia, staff pegawai kelurahan pasalakan dan semua pihak terkait yang sudah membantu suksesnya acara ini” pungkasnya
Pewarta : Arif prihatin





