Perkuat Program Rehabilitasi, Lapas Kuningan Teken MoU dengan BNN Kabupaten Kuningan

News18 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA | KUNINGAN, – Dalam upaya memperkuat program pembinaan dan pemulihan bagi warga binaan penyalahguna narkotika, Lapas Kelas IIA Kuningan melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan, Kamis (12/3). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antarinstansi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, bersama Kepala BNN Kabupaten Kuningan beserta jajaran. Turut hadir pula Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Subseksi Bimkemaswat, serta staf Lapas Kelas IIA Kuningan yang terlibat dalam pelaksanaan program pembinaan warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, kedua pihak secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman terkait pelaksanaan program rehabilitasi bagi warga binaan yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Kerja sama ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan Lapas.

Selain penandatanganan MoU, pertemuan juga diisi dengan pembahasan rencana pelaksanaan program rehabilitasi bagi warga binaan yang memenuhi kriteria untuk mengikuti program tersebut. BNN Kabupaten Kuningan akan memberikan dukungan dalam pelaksanaan asesmen serta pendampingan rehabilitasi guna memastikan proses pemulihan berjalan secara optimal.

Koordinasi teknis terkait mekanisme pelaksanaan program rehabilitasi juga menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan ini. Melalui sinergi yang terbangun, diharapkan pelaksanaan program rehabilitasi dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak positif terhadap proses pembinaan warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat upaya pemulihan bagi warga binaan penyalahguna narkotika. “Melalui kolaborasi dengan BNN Kabupaten Kuningan, kami berharap program rehabilitasi bagi warga binaan dapat berjalan lebih optimal sehingga mereka memiliki kesempatan untuk pulih dan kembali ke masyarakat dengan kondisi yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara Lapas Kelas IIA Kuningan dan BNN Kabupaten Kuningan dalam mendukung keberhasilan program rehabilitasi. Kerja sama ini juga diharapkan mampu memperkuat proses pembinaan serta mendukung reintegrasi sosial warga binaan setelah menjalani masa pidana.

Pewarta : Arif prihatin