Ketua LSI Soroti Pemkot Makassar, Sisi Kemanusiaan Dari Penataan Isu Mengenai Dugaan Penggusuran di Terminal Malengkeri

News12 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA | MAKASSAR,— Isu mengenai dugaan penggusuran di Terminal Malengkeri oleh Pemerintah Kota Makassar saat ini sedang menjadi perhatian publik, terutama terkait dampaknya terhadap warga dan pedagang yang menetap di sana.

Irsan HB Dg Jarre, Ketua Lembaga Suara Indonesia (LSI), secara terbuka menyampaikan kritik kepada Wali Kota Makassar dengan mempertanyakan “hati nurani” pemerintah. Kritik ini muncul di tengah rencana besar Pemkot untuk menata ulang kawasan terminal tersebut

Kritik dari Lembaga Suara Indonesia menyoroti sisi kemanusiaan dari penataan ini

Warga yang Menetap: Banyak warga yang sudah lama tinggal di area terminal mengkhawatirkan nasib tempat tinggal mereka jika penataan kawasan dilakukan tanpa solusi hunian yang jelas.Bukan Penggusuran, Tapi Penertiban

Pihak Perumda Terminal menegaskan bahwa langkah ini adalah penataan dan pemulihan ruang publik, bukan penggusuran sepihak, dan mengklaim proses relokasi dilakukan secara sukarela.Status Lahan

Terdapat polemik mengenai status kepemilikan aset antara Pemkot Makassar, Pemprov Sulsel, dan klaim ahli waris di beberapa titik kawasan terminal.

( Redaksi )