Ketum FORSIMEMA-RI : Himbau KMA, Sekarang Giliran Rotasi Jabatan Sekretaris Peradilan di lakukan

News79 Dilihat

SATYA BHAYANGKARA | JAKARTA, –Kamis, 24 Juli 2025. Saat ini suasana dan lingkungan peradilan tingkat pertama dan tingkat banding serba baru,maksud nya, Hakim – Hakim nya banyak yang baru dan tentunya nya membuat Suasana pun akan menjadi baru.

Terima Kasih Yang Mulia Ketua MA Bapak Prof Dr Sunarto SH MH,sudah mau menerima masukan dari saya Untuk Perlu nya sesegera mungkin Rotasi Hakim di laksanakan sebagai bentuk penyegaran dalam internal institusi sewaktu Acara Refleksi Akhir Tahun 2024.

Dan kali ini,saya Syamsul Bahri Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung memberikan masukan lagi kepada Yang Mulia Ketua MA Bapak Prof Dr Sunarto SH MH bahwa saat nya lagi Rotasi Sekretaris Peradilan yang menjabat di atas 3 tahun bahkan ada yang menjabat sudah 10 Tahun ke atas,perlu sesegera mungkin di lakukan Rotasi ( Mutasi )massal.

Rotasi ( Mutasi ) di internal institusi MA dan Peradilan Perlu sering di laksanakan karna sebagai bentuk Apresiasi juga dukungan publik utamanya Publik Pencari Keadilan guna memutus rantai celah korupsi demi menjaga mahal nya sebuah Integritas yang selalu di Gaungkan oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia saat ini.

Hubungan baik dan saling support yang terjalin dalam internal institusi hukum memang sangat di perlukan,tapi hubungan baik yang muara nya ke tindakan korupsi dan sejenis nya,perlu di cegah serta di antisipasi sedini mungkin,Dan untuk mencegah akan terjadi hal-hal yang bisa merusak Program kerja yang ber Integritas jabatan sekretaris pun sekarang di peradilan perlu di sterilkan atau di mutasi.

Tentu apa yang saya usulkan ke Yang Mulia Ketua MA,Melalui Proses,Tapi Pengawasan juga Evaluasi terhadap Sekretaris Peradilan saat ini sangat perlu di lakukan.

Peradilan yang bersih dan berintegritas bisa terwujud jika Lingkungan internal Peradilan bisa menciptakan Komunikasi yang bagus,saling peduli, tentu nya berefek kepada hubungan akan terjalin baik dan tentunya akan berdampak ke publik utamanya ke Bidang Pelayanan.

Penulis : Syamsul Bahri
Ketum FORSIMEMA-RI.

Pewarta : Arif prihatin